Tulisan Etika Profesi
Muhammad
Yusuf Saputra / 36413190 / 4ID12
Contoh
kasus penerapan atau penggunaan tentang standar teknik dan manajemen K3
(Keselamatan dan Kesehatan Kerja). "Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan
dan Kesehatan Kerja (K3) & Identifikasi Potensi Bahaya Kerja (Studi Kasus
di PT. LTX Kota Cilegon- Banten).
Perlindungan terhadap keselamatan dan
kesehatan kerja masih jauh dari diharapkan karena masih banyak terjadi
kecelakaan kerja serta potensi bahaya kerja yang sangat dapat membahayakan
tenaga kerja. Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja perlu
dilakukan secara optimal, akan tetapi penerapan SMK3 diperusahaan belum tentu
berbanding lurus terhadap potensi bahaya (hazzard)
yang dilingkungan sekitar perusahaan. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui nilai resiko potensi bahaya kerjja dan kategori
potensi bahaya kerja di perusahaan dan mengetahui faktor penyebab tersebar
terjadinya kecelakaan kerja diperusahaan. Pendekatan yang digunakan dengan
metode HIRA (Hazzard Idenification and
risk Assesment) dan FTA (Fault Tree
Analysis). Untuk melindungi perlindungan tenaga kerja dari kecelakaan
perusahaan menerapkan sistem manajemen melindungi tenaga kerja dari kecelakaan
kerja untuk menghindari kerugian yang besar maka diterapkan Sistem Manajemen
Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Pada PT.LTX yang memproduksi tinplate, untuk memproduksi produk yang
berkualitas tinggi tidak terlepas dari SDM dan faktor lingkungan agar
produktivitas tenaga kerja meningkat. Fluids
Utility merupakan unit yang menyediakan sarana dan prasarana proses, air
untuk proses steam, dan udara tekan yang menjadi faktor utama dalam menunjang
proses produksi. Berpotensi bahaya seperti sura bising dari mesin, temperatur
ruang panas yang dari proses mesin yang dioperasikan, uap zat kimia. Perusahaan
yang telah menyediakan alat pelindung diri (APD) yang wajib dipakai oleh
operator seperti sepatu safety,
masker, sumbat telinga/ earmuff, helmet dan
sarung tangan sesuai fungsinya khususnya pada area pabrik operator tidak
menggunakan APD secara lengkap, karena pola kebiasaan dalam melakukan
pekerjaan. Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada kenyataan
diapangan sulit di lakukan, berbagai macam program belum jadi jaminan jika kita
tidak diikuti kesadaran dan kepedulian sendiri. Di
PT. LTX pada divisi Fluid Utility yang memproduksi tinplate yang terdiri dari
area boiler, area kompresor, area train demin water, waste water trearment plan (WWTP), filter press dan area colling
water.
Hasil potensi bahaya dengan metode
HIRA (Hazzard Idenification and risk
Assesment) telah teridentifikasi 35 potensi bahaya, terdiri dari 6 area
sebagai area identifikasi.
A. Potensi Bahaya Kerja di area Boiler yang terdapat 10 potensi bahaya,
dengan nilai resiko yaitu 2C, 1D, 1D, 2D, 2E, 5E, 1D, 2D, 2D dan 2D. Kategori
resiko dari nilai resiko yang dominan adalah L atau low risk yang berarti kendalikan dengan prosedur rutin.
B. Potensi Bahaya Kerja di area Kompresor
yang terdapat 5 potensi bahaya, dengan nilai resiko yaitu 2C, 1D, 2D, 2D, dan 1C. Kategori resiko dari nilai resiko
yang dominan adalah L atau low risk yang
berarti sama seperti di area boiler
yang melakukan program pengendalian secara prosedur rutin.
C. Potensi Bahaya Kerja di area Train Demin Water yang terdapat 3
potensi bahaya, dengan nilai resiko yaitu 2D, 2D dan 1E. Kategori resiko dari
nilai resiko yang dominan adalah L atau low risk yang berarti sama seperti area
boiler dan kompresor dikendalikan
dengan prosedur ruitn.
D. Potensi Bahaya Kerja di area (WWTP) waste water trearment yang terdapat 6 potensi bahaya, dengan
nilai resiko yaitu 2C, 2E, 2C, 1D, 2C dan 1E. Kategori resiko dari nilai resiko
yang dominan adalah L atau low risk dan
M atau moderate risk yang berarti
selain dikendalikan memperkecil potensi bahaya yang akan terjadi.
E. Potensi Bahaya Kerja di area Filter Press yang terdapat 7 potensi
bahaya, dengan nilai resiko yaitu 1D, 2C, 2D, 1C, 2D, 2D dan 1E. Kategori
resiko dari nilai resiko yang dominan adalah L atau low risk yang berarti pada
potensi bahaya kerja di area boiler.
Hasil potensi bahaya dengan metode FTA
(Fault Tree Analysis) telah
teridentifikasi 6 potensi bahaya atau kejadian puncak sebagai berikut.
1. Kebisingan lebih dari 80 db dengan
penyebab potensi bahaya disebabkan dari 6 penyebab dasar.
2. Temperatir ruangan meningkat 33-35
derajat celcius dengan penyebab potensi bahaya disebabkan dari 6 penyebab
dasar.
3. Kebocoran gas, kebocoran air, kebocoran
instalasi pipa dan ledakan boiler dengan penyebab potensi bahaya disebabkan
dari 8 penyebab dasar.
4. Timbul uap dan bau dari zat kimia dengan
penyebab potensi bahaya disebabkan dari 16 penyebab dasar.
5. Terjatuh, terpleset dan tersandung dengan
penyebab potensi bahaya disebabkan dari 15 penyebab dasar.
6.
Kesulitan pengoperasian dan kelelahan kerja.
Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan
dan Kesehatan Kerja pada perusahaan dengan OHSAS 18001: 2008 yang memiliki 5
prinsip penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja yaitu
A.
Kebijakan K3
B.
Perencanaan
C.
Pelaksanaan
D.
Pemeriksaan dan Tindakan Perbaikan.
E.
Kaji Ulang Manajemen.
Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan
dan Kesehatan Kerja pada perusahaan yang diterapkan untuk terus dilakukan
perbaikan berkelanjutan oleh manajemen perusahaan agar berkesinambungan
penerapan Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja dapat
ditingkatkan sehingga mengurangi angka kecelakaan kerja atau mendapatkan zero accident .
Perusahaan PT. LTX telah menghasilkan
penghargaan zero accident atau nol
kecelakaan pada tanggal 21 oktober 2001 sampai dengan 31 oktober 2011 dan
oktober 2007 sampai dengan 31 oktober 2012, bulan april 2013 mendapatkan emas
atas penghargaan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja.
Sertifikat diperoleh yaitu ISO 9001:2008, ISO 14001:2004, OHSAS 18001:2008 dan
sertifikat (SMK3) Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Pencapaian
Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) yang telah diterapkan
sudah sesuai dengan UU No.5 Tahun 1970 ditunjukkan dengan perolehan penghargaan
zero accident .
Dikutip
dari :
http://webcache.googleusercontent.com/search?q=cache:1ZmUka4Gb2IJ:journal.uad.ac.id/index.php/Spektrum/article/view/1663+&cd=1&hl=id&ct=clnk&gl=id
trimakasih artikelnya bagus sangat membantu,sukses selalu.
BalasHapus